Jam'iyyah / Muktamar NU
Munas dan Konbes NU, Gus Kautsar Sebut Perwakilan PBNU Belum Sowan
Penunjukan Ponpes Al Falah Ploso sebagai lokasi Munas dan Konbes NU, belum ditindaklanjuti oleh panitia Munas dan Konbes NU. Buktinya, hingga kini perwakilan dari PBNU belum juga sowan ke pesantren.
KEDIRI (SuaraNahdliyin.id) – Beredarnya surat petunjuk dan instruksi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang ditandatangani Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar tertanggal 2 Juni 2026, menetapkan Ponpes Al Falah Ploso Kediri sebagai lokasi Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026, ternyata belum diterima KH Abdurrahman Al Kautsar Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri.
Gus Kautsar sapaan akrabnya membenarkan, jika pihak pesantren hanya menerima informasi dan edaran terkait rencana kegiatan tersebut. Namun hingga kini pihaknya belum menerima surat fisik resmi dari PBNU belum diterima.
"Ya memang kita dapat edaran itu. Artinya pemberitahuannya juga sudah ada. Kemudian kita ditanya kesiapannya," kata Gus Kautsar, Kamis (4/6/2026).
Gus Kautsar menegaskan Ponpes Al Falah Ploso siap apabila dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional NU tersebut. "Kalau kita memang dikasih kesempatan untuk berkhidmah dalam rangka menyelenggarakan Munas dan Konbes, ya insyaallah sudah siap," ujarnya.
Menurutnya, komunikasi lebih lanjut dengan PBNU akan dilakukan setelah ada perwakilan dari PBNU yang sowan secara langsung ke pesantren. "Nanti kalau sudah ada yang rawuh dari PB (PBNU), baru kita komunikasikan lebih lanjut," kata Gus Kautsar.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari panitia maupun pihak terkait, mengenai persiapan teknis penyelenggaraan Munas dan Konbes NU di Ponpes Al Falah Ploso.
Namun, beredarnya surat tersebut telah menarik perhatian warga Nahdliyin karena Munas dan Konbes NU, merupakan forum strategis yang membahas berbagai persoalan keagamaan, kebangsaan, serta arah kebijakan organisasi Nahdlatul Ulama ke depan.
Apabila pelaksanaan Munas dan Konbes NU benar digelar di Ponpes Al Falah Ploso, maka Kabupaten Kediri akan menjadi tuan rumah pertemuan ulama dan pengurus NU dari berbagai daerah di Indonesia pada pertengahan Juni 2026 mendatang. det,han