Suara Nahdliyin

Jam'iyyah / Muktamar NU

Gus Yahya Langsung Ziarah ke Jombang, Presiden Prabowo Akan Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

Gus Yahya menyampaikan rasa syukur Muktamar ke-35 NU akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada 27-31 Agustus 2026 mendatang.

12 Juli 2026 15.32
Gus Yahya Langsung Ziarah ke  Jombang, Presiden Prabowo Akan Hadiri Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Begitu tiba di Tanah Air dari Iran, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) langsung ke Ponpes Tambakberas Jombang Minggu pagi tadi.

JOMBANG (SuaraNahdliyin.id) - Segera setelah tiba di Tanah Air usai menjalankan tugas kenegaraan dari Presiden Prabowo Subianto takziyah ke almarhum Ayatollah Syayid Ali Khamenei di Mashhad, Iran, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) langsung bertolak ke Jombang. Di Kota Santri ini, Gus Yahya berziarah ke makam tiga pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yakni KH Hasyim Asy’ari di Tebuireng, KH Wahab Hasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, dan KH Bisri Syansuri di Denanyar.

"Saya sowan ke Tambakberas ini secara pribadi, saya sangat bahagia karena akhirnya tercapai keputusan muktamar di Tambakberas. Ini berarti memenuhi harapan warga NU untuk pelaksanaan muktamar yang diayomi berkah dari para ulama sekaligus muazis pendiri NU," kata Gus Yahya kepada wartawan di lokasi, Minggu (12/7/2026).

Dalam kunjungannya sekitar pukul 09.00 WIB, ia disambut Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum, KH Hasib Wahab Chasbullah dan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh.

Pertemuan mereka berlangsung di ruangan utama Ndalem Kasepuhan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Silaturahmi tersebut berlangsung sekitar 1 jam.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya menyampaikan rasa syukur atas penetapan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada 27-31 Agustus 2026 mendatang. Menurutnya, penyelenggaraan muktamar di salah satu pesantren bersejarah itu diharapkan membawa keberkahan para ulama sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan para pendiri NU.

“Muktamar ini memenuhi harapan warga NU. Pelaksanaannya diharapkan membawa berkah dari para ulama. Apalagi digelar di pesantren yang menjadi tempat perjuangan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama, yakni Kiai Wahab Hasbullah,” kata Gus Yahya Minggu (12/7/2026).

Gus Yahya menilai, penunjukan Tambakberas sebagai tuan rumah Muktamar NU semakin membesarkan harapan seluruh warga Nahdliyin agar forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemaslahatan.

“Insya Allah muktamar berjalan dengan baik, lancar, dan menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa maslahat bagi Nahdlatul Ulama, cabangnya, jam’iyahnya, warganya, bagi Indonesia, agama, dan kemanusiaan seluruhnya,” katanya.

Gus Yahya juga mengungkapkan, semula dirinya berencana datang lebih awal ke Jombang pada Kamis kemarin. Namun, rencana itu harus ditunda karena mendapat mandat dari Presiden Republik Indonesia untuk bergabung dalam delegasi pemerintah ke Iran.

“Saya mendapat komunikasi agar bersiap-siap ikut dalam delegasi yang mewakili Presiden dan Pemerintah Indonesia untuk menyampaikan penghormatan dan belasungkawa di Iran. Karena itu saya berangkat ke Iran terlebih dulu,” tuturnya.

Usai menuntaskan agenda kenegaraan tersebut, Gus Yahya mengaku tidak pulang untuk beristirahat. Setibanya di Indonesia, ia langsung melanjutkan perjalanan menuju Jombang.

“Kemarin begitu mendarat dari Iran, saya langsung pindah bandara dan langsung berangkat ke Jombang. Alhamdulillah akhirnya bisa hadir di sini,” ungkapnya.

Selama berada di Iran, delegasi Pemerintah Indonesia melakukan pertemuan resmi dengan Pemerintah Iran yang diwakili Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, serta Ketua Parlemen Iran. Dalam pertemuan itu, delegasi Indonesia menyampaikan belasungkawa atas nama Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia.

“Sesuai mandat Presiden, kami mewakili Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa kepada Pemerintah Iran,” katanya.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq) menuturkan, penginapan untuk para muktamirin yang diperkirakan mencapai 6.000 orang telah siap 100 persen. Saat ini, pihaknya menyiapkan lahan 2 hektare sebagai area parkir kendaraan.

"Insyaallah dalam minggu ini akan ada progres untuk pengurukan. Sehingga lahan yang targetnya itu 2 hektare, alhamdulillah kita sudah dapat 3 hektare. Dan itu yayasan langsung membeli dengan penuh semangat untuk khidmat kepada Jamiyah Nahdlatul Ulama," jelasnya.

Seremoni pembukaan Muktamar NU ke-35, lanjut Gus Rozaq, bakal dipusatkan di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas. Rencananya, pembukaan muktamar dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.

"Kemarin saya dapat konfirmasi Insyaallah yang datang adalah RI 1 Bapak Presiden Prabowo. Dan kemarin kita sudah koordinasi, beliau akan menggunakan helikopter dari Juanda, untuk helipadnya ada di Stadion Jombang. Mohon doa ya mudah-mudahan lancar semuanya," tandasnya. (jok)