Suara Nahdliyin

Jam'iyyah

Gus Yahya Ingatkan Seruan Mbah Hasyim di Pelantikan PCNU Sumenep

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) melantik jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep.

30 Mei 2026 17.30
Gus Yahya Ingatkan Seruan Mbah Hasyim di Pelantikan PCNU Sumenep
Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026-2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Sabtu (16/5/2026), menjadi momen untuk mengingatkan pentingnya warga Nahdliyin bersatu dan rukun.

SUMENEP (SuaraNahdliyin.id) - Saat melantik jajaran pengurus PCNU Sumenep itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) pun mengingatkan seruan Rais Akbar NU KH Hasyim Asy'ari agar warga NU masuk ke dalam jam'iyah dengan kasih sayang, cinta, rukun, dan bersatu, tidak hanya secara lahir tetapi juga batin.

“Mari kita ingat kembali apa yang paling mendasar dari tujuan didirikannya Jam'iyah Nahdlatul Ulama ini. Mari kita bersatu, bukan hanya bersatu secara lahirnya, tetapi bersatu secara batinnya di antara kita semua,” ujar Gus Yahya.

Putra KH Cholil Bisri asal Rembang itu juga mengapresiasi PCNU Sumenep yang mendukung program PBNU terkait transformasi jam'iyah. Ia menyebutkan tiga agenda besar PBNU periode ini: transformasi organisasi, reposisi strategis jam'iyah dalam konstelasi sosial politik bangsa, serta pengaktifan peran internasional yang lebih strategis.

“Supaya NU tidak hanya ikut-ikutan orang, tapi betul-betul menyumbangkan sesuatu yang strategis untuk mencari jalan keluar dari masalah-masalah kemanusiaan,” tegasnya.

Prosesi acara pelantikan sendiri diawali pembacaan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 104/PB.01/A.II.01.45/99/04/2026 tentang pengesahan kepengurusan PCNU Sumenep oleh Sekretaris PWNU Jawa Timur, KH Muhammad Faqih.

Selanjutnya dilakukan penyerahan tongkat oleh Rais PBNU KH Abd A'la Basyir kepada ketua PCNU Sumenep terpilih, KH Md Widadi Rahim, serta pengalungan tasbih kepada Rais PCNU Sumenep terpilih, KH Washil Hasyim.

Pelantikan yang dihadiri lebih dari tiga ribu warga NU se-Kabupaten Sumenep itu ditutup dengan pemberian keris warisan Sumenep kepada Gus Yahya sebagai simbol kehormatan dan amanah dalam memimpin Nahdlatul Ulama. (smc)